Purwakarta — SMA-MA Al-Muhajirin Pusat kembali menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis praktik bagi santri kelas XII dalam rangka program akhir tahun. Kegiatan tersebut berupa praktik tajhizul mayit (pengurusan jenazah) yang dilaksanakan pada hari ini dengan melibatkan seluruh santri putra dan putri.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para santri terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Tidak hanya sebatas teori, para peserta juga mengikuti praktik langsung agar memiliki kesiapan ketika terjun di tengah masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua lokasi. Santri putra mengikuti praktik di Aula SDK dengan pemateri Wahyudin, S.Ud, sementara santri putri bertempat di Aula Ummi dengan pemateri Yuli Yuliah, S.Ag. Kedua pemateri memberikan penjelasan secara sistematis mulai dari proses memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga tata cara pemakaman jenazah.
Selama kegiatan berlangsung, para santri mengikuti setiap tahapan dengan penuh keseriusan dan kekhidmatan. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap hukum fardhu kifayah, sehingga para santri diharapkan mampu mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan nyata.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen SMA-MA Al-Muhajirin Pusat dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki bekal keilmuan keislaman yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri mampu menjadi pribadi yang siap berkontribusi di tengah masyarakat, khususnya dalam menjalankan kewajiban sosial keagamaan yang sering kali belum banyak dikuasai oleh generasi muda.
Sebagai penutup, kegiatan praktik tajhizul mayit ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa SMA-MA Al-Muhajirin Pusat terus menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman.
Tinggalkan Komentar